Ilmu gizi atau nutrience science merupakan ilmu yang mempelajari segala hal mengenai makanan di dalam hubungannya dengan kesehatan optimal atau tubuh. Permasalahan gizi Indonesia saat ini belum semua terselesaikan, bahkan munculnya masalah gizi double burden of malnutrition di Indonesia dimana di satu sisi masalah kekurangan gizi baik gizi makro maupun gizi mikro (stunting, underweight, anemia) masih belum tuntas diselesaikan, sementara di sisi lain masalah akibat kelebihan gizi terus meningkat (obesitas, penyakit jantung koroner, diabetes mellitus, dll).

Kompetensi Pendidikan gizi bertujuan melahirkan tenaga gizi yang handal yang diharapkan mampu menangani permasalahan gizi yang terjadi. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indoenesia No 26 tahun 2013 Tenaga Gizi adalah setiap orang yang telah lulus pendidikan di bidang gizi sesuai ketentuan peraturan perundangan-undangan. Sedangkan pelayanan Gizi adalah suatu upaya memperbaiki atau meningkatkan, makanan, dietetik masyarakat, kelompok,dan individu dalam rangka mencapai status kesehatan optimal dalam kondisi sehat atau sakit.

Jurusan atau program studi (prodi) Ilmu Gizi Universitas IVET berada pada  Fakultas Saintek dengan tujuan meluluskan sarjana gizi yang professional. Prospek kerja lulusan Ilmu Gizi harus bisa mengerti bahan pangan dan kandungan apa saja di dalamnya serta masalah-masalah gizi di zaman modern ini.

Konsentrasi ilmu gizi menitikberatkan pada gizi masyarakat, gizi klinik, dan gizi institusi.

Gizi masyarakat berkaitan dengan masyarakat atau kelompok, menitik beratkan pada upaya preventif dan promotif menyangkut pada masalah kesehatan ekonomi, social budaya, pendidikan, kependudukan dan sebagainya.

Gizi klinik adalah gizi yang berkaitan dengan kesehatan perorangan, menitikberatkan upaya kuratif yaitu masalah gizi perorangan yang sedang menderita gangguan kesehatan akibat kekurangan atau kelebihan gizi.

Gizi institusi berkaitan dengan sistem pelayanan makanan dan minuman dalam suatu institusi,menganalisis prinsip dasar manajemen penyelenggaraan makanan masal, menganalisis tentang berbagai tipe pelayanan makanan, logistic dan pergudangan, inventory management, clearing, cleaning, dan waste management, dan aplikasinya terhadap suatu penyelenggaraan makanan.